Sabtu, 04 Agustus 2012

Derek Redmond -- Kisah Inspiratif Olimpiade

Olimpiade, event olahraga 4 tahunan tersebut kini sedang diselenggarakan di London, Inggris. Sekitar 203 negara turut berpartisipasi dalam ajang tersebut. Para atlit dan olahragawan yang terpilih untuk membela dan mewakili negara mereka masing-masing, berlomba-lomba untuk melakukan yang terbaik dan ingin memberikan medali bagi negara mereka.

Begitu juga dengan atlit lari asal Inggris Raya, Derek Anthony Redmond. Ia dipilih untuk mewakili negaranya dalam cabang atletik: lari jarak 400 meter. Derek Redmond sendiri adalah pemegang rekor nasional Inggris untuk lari 400 meter. Tak hanya itu, Ia juga pernah mendapatkan medali emas pada berbagai kejuaraan-kejuaraan lainnya.

Derek Redmond, adalah peserta atlet lari untuk jarak 400 meter pada Olimpiade Barcelona tahun 1992. Pada saat itu, ia bukan dikenal dan dikenang karena mendapatkan medali emas. Tetapi, karena perjuangannya saat itu. Dan karena itulah, pada akhirnya ia mendapat standing ovation dari semua orang. Dikenang sepanjang masa. Moment yang begitu meng-inspirasi banyak orang.

Cuplikan video Derek Redmond, pada olimpiade 1992

Awalnya Ia berlari sama seperti peserta lainnya. Bertarung, siapa yang lebih cepat mencapai garis finish pada fase semi-final. Tetapi, semuanya berubah pada jarak 150 meter. Cedera harmstring yang dideritanya tiba-tiba menyerang. Ia pun terjatuh ke tanah.

Kemudian tebak apa yang terjadi. Ia bangkit berdiri, dan terus berlari. Berjuang melawan rasa sakit yang dideritanya. Para official pertandingan sudah menyuruhnya untuk berhenti, tetapi tidak digubris oleh atlet asal Inggris tersebut. Ia terus berlari, melawan rasa sakit dan mencoba mencapai finisih. Walaupun telah ditinggal jauh oleh peserta lainnya, ia tetap berlari sambil terpincang-pincang.

Tiba-tiba dari kerumunan para penonton. Berlarilah seorang pria yang menerobos begitu saja, dan mulai mendekati Derek Redmong yang masih terus berlari. Dia mulai merangkul Derek, dan memulai percakapan.
"Nak, lebih baik kamu berhenti. Kamu tidak mungkin akan memenanginya" kata pria tersebut

Tetapi, Derek menjawab sebaliknya "Tidaaak. Aku akan tetap berlari sampai garis finish"

"Baiklah, kalau begitu. Kita akan menyelesaikannya bersama-sama. Ulurkan tanganmu ke pundakku" jawab pria tersebut
Mereka berdua pun terus berlari hingga garis finish. Derek tidak menang, dan bahkan didiskualifikasi karena tidak mampu menyelesaikan larinya. Tetapi, Derek berhasil memukau lebih dari 65.000 penonton dan Ia pun diberikan standing ovation oleh semua orang. Ketika Ia dan Pria berkaos putih tersebut memasuki garis finish. 
Dan Pria yang membantunya berlari adalah ayahnya sendiri, Jim Redmond. Kisah Ayah dan Anak tersebut, begitu menyentuh semua orang. Perjuangan Derek terus dikenang, dan moment tersebut adalah salah satu moment berharga dalam sejarah Olimpiade modern.

"Mungkin dia bukanlah pemenangnya, tetapi dia lebih-dari-pemenang"
"Maybe, he is not the winner. But he is more-than-a-winner"
brandon kristiano

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar